
Setelah melalui beberapa tahapan dan yang terakhir pendapat akhir masing-masing Fraksi. Akhirnya Ranperda RAPBD Kampar 2010 resmi disahkan menjadi Perda APBD 2010 setelah semua Fraksi yang memberikan pendapat, akhirnya menerima rancangan anggaran yang telah disusun oleh eksekutif pada rapat penyampaian akhir Fraksi, pengambilan keputusan dan penutupan rapat Paripurna DPRD Kampar tahun Anggran 2010 di ruang Paripurna DPRD Kampar, Senin (21/12) yang dihadiri Bupati Kampar, Drs. Burhanuddin Husin MM, Sekda kampar, Drs. Zulher, semua kepala dinas
Namun, berbagai fraksi yang memberikan pendapat memberikan berbagai catatan penting terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang akan dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar untuk anggaran 2010 mendatang
Repol SAg, dalam pendapat akhir dari Fraksi Partai Golkar memberikan beberapa catatan penting yang harus diperhatikan oleh Pemda. Diantarany adalah masalah kinerja Satker yang belum optimal serta masih adanya pembangunan yang belum tepat sasaran
" Sebagai representasi suara masyarakat, saya mengharapkan pembangunan yang dijalankan harus pro rakyat dengan membuat program prioritas, fokus dan tepat sasaran. Setelah melalui perdebatan yang panjang pada pembahasan RAPBD menjadi APBD kami menilai APBD 2010 sudah aspiratif dan akomodatif, namun tentunya masih ada kelemahan yang mesti diperbaiki " ujarnya
Sementara itu, Fraksi Kebangsaan, melalui juru bicaranya, Jasnita, memfokuskan pada rasionalisasi anggran yang mengalami defisit karena adanya pemotongan DAU dan pengurangan DBH oleh pemrintah pusat " Dana yang tersedia harus dimanfaatkan dengan biak apalagi saat ini kita mengalami defisit anggaran. Rasionalisasi anggaran disemua Satker mutlak dipertimbangkan " ujarnya
Masalah status lima desa dan tapal batas juga menjadi sorotan yang disampaikan oleh berbagai fraksi. Selain Fraksi Kebangsaan, Fraksi Partai Amanat Nasional juga menyampaikan hal yang sama. " Tapal batas harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan maslah dikemudain hari dan juga kepastian statsu lima desa yang disengketakan ‘ ujarnya
Penunjukan Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat propinsi pada 2011 mendatang. Berbagai Fraksi juga meminta kepada pemerintah untuk mengusulakn dana untuk pembuatan alun-alun yang menjadi pusat penyelenggaraan MTQ nantinya
Banyaknya masukan dan pertimbangan yang diberikan oleh semua Fraksi, namun kesemua Fraksi dapat menerima RAPBD menjadi APBD 2010 dengan anggaran sebesar Rp. 1,4 triliun dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp. 713 Milyar lebih dan belanja langsung Rp. 699 Milyar lebih.